50 Persen Koperasi Mati Suri, Program Satu Desa Satu Koperasi Belum Optimal Berjalan di OKI

1615280538583
6 / 100

BAKINNEWS | KAYUAGUNG – Progam Pemerintah Kabupaten OKI yang mencanangkan satu desa satu koperasi belum sepenuhnya berjalan. Kendati pihak Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten OKI mengklaim semua desa sudah dibentuk koperasi, namun sejauh ini banyak di desa tak memiliki koperasi.

“Mana koperasi yang katanya sudah dibentuk, tak pernah saya lihat, apa kegiatannya. Justru tidak di desa saya ada sama sekali,” kata Alifiah, warga Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran.

Menurut Alifiah, kalau memang setiap desa sudah ada koperasi tentunya masyarakat akan mengetahui keberadaan koperasi tersebut. “Sampai saat ini di desa saya tidak ada yang namanya koperasi,” tegas Alifiah lagi, belum lama ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten OKI, Herliansyah, S.TTP, mengklaim program satu koperasi satu desa sudah terbentuk. Namun dia beralasan dengan kondisi Pandemi Covid 19 saat ini, membuat sejumlah koperasi terdampak, sehingga ada yang tidak beroperasi.

Lanjut Herli, selain permasalahan Covid 19, yang membuat koperasi tak lagi beroperasi adanya persoalan internal di kepengurusan. Namun demikian, pihaknya terus melakukan pembinaan kepada koperasi-koperasi yang ada. “Terus kami lakukan pembinaan kepada koperasi yang ada,” ujarnya.

Kendati ada beberapa koperasi yang tidak aktif, sambung Herli ada juga koperasi yang aktif. Bahkan pihaknya selalu diundang setiap ada kegiatan rapat anggota tahunan.

(Dhn)

Redaksi BAKIN

Author: Redaksi BAKIN