Polsek Tambang Lakukan Pendinginan Lahan di Desa Tarai Bangun

Riau,( Bakinnews ) — Polsek Tambang Polres Kampar bersama manggala agni Dan TNI melakukan pendinginan pada lahan yang terbakar di Desa Tarai kecematan tambang kabupaten Kampar Propinsi Riau.

Lahan yang terbakar tersebut tidak jauh dari SMPN 8 Tambang, Pendinginan dilaksanakan setelah Polsek Tambang bersama Manggala Agni dan Babinsa ( TNI AD ) berjibaku dalam mengatasi Kebakaran lahan dan hutan di Desa Tarai Bangun kecematan tambang.

Pendinginan dilaksanakan oleh Polsek Tambang bersama Manggala Agni dan Babinsa pada hari Rabu (30/8).

Para Personil Polsek Tambang nampak berusaha keras dengan berbagai peralatan yang dimiliki agar proses pendinginan cepat berlangsung.

“Berkat usaha tak kenal lelah Polsek Tambang dan tim lainnya aktifitas belajar mengajar di SMPN 8 dapat terus dilakukan.

Menurut Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Tambang AKP Marupa Sibarani SH.MH menjelaskan bahwa hari ini para personil bersama Manggala Agni dan babinsa melakukan pendinginan pada lahan yang telah terbakar.

“Meskipun hanya berbekal peralatan yang tidak lengkap namun para personil tanpa kenal lelah terus berusaha agar proses pendinginan bisa dilaksanakan.

“Proses pendinginan ini dilaksanakan setelah para personil berhasil memadamkan api dari lahan yang terbakar, Meskipun cukup berat tapi para personil tak kenal lelah dalam memadamkan api yang membakar lahan,”ujar Kapolsek.

“Selain kondisi rumput dan ilalang yang telah banyak menguning,ketersedian air juga jadi kendala saat pemadaman.

Namun itu tidak jadi alasan dalam pemadaman, Berkat usaha bersama akhirnya api bisa dipadamkan, “Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh para personil dan pihak pihak lain yang terlibat,”tambah AKP Sibarani.

“Meskipun lokasi yang terbakar dekat dengan SMPN 8 Tambang,namun para personil berhasil untuk melokalisir titik tebakaran, Sehingga para siswa tetap bisa melakukan proses belajar dan mengajar.

“Siswa tidak perlu diliburkan, Meskipun ada sedikit asap yang masih bisa mengganggu, Tapi para personil pasti akan berusaha meminimalisir semua potensi gangguan,”imbuh Kapolsek.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek AKP Marupa Sibarani SH.MH menghimbau masyarakat agar selama musim kemarau jangan ada yang melakukan pembakaran,baik dalam membuka lahan maupun hanya sekedar membakar sampah.

“Sebab bisa jadi potensi untuk kebakaran lahan dan hutan, Apalagi untuk daerah gambut yang sangat mudah terbakar meskipun dipermukaan tidak kelihatan.

Selain itu saat membuang puntung rokok jangan sembarangan, Banyak kasus karlahut yang terjadi juga akibat puntung rokok yang di buang sembarangan,Tuturnya.**

 

Penulis : Redaksi

Eman Melayu
Author: Eman Melayu
Pemimpin Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *