Sinergitas Tiga Pilar Sukaramai Cegah Aksi Anarkis Warga

Riau,( Bakinnews ) — Babinsa Sukaramai melakukan gerak cepat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban diwilayah binaannya.

Potensi gangguan tersebut disebabkan laporan masyarakat adanya warga binaan dijalan Wolter Monginsidi yang melakukan aktifitas terlarang seperti dugaan penggunaan narkoba,selalu berbuat onar ditengah tengah masyarakat dan juga kumpul kebo.Akibat beberapa dugaan tersebut,warga telah mengepung rumahnya untuk mengusir penghuni rumah pada hari Sabtu (12/8).

Untuk menjaga suasana kondusif diwilayah Sukaramai,para pemangku langsung mendatangi lokasi tersebut.

Nampak hadir disana diantaranya Lurah Sukaramai,Babinsa,Bhabinkamtibmas,Ketua RW 01,Ketua RT 01,dan Ketua RT 02, serta Ketua pemuda setempat.

Menurut Babinsa Sukaramai potensi keamanan ini disebabkan adanya dugaan masyarakat bahwa warga bernama ibu Desneili sering menggunakan narkoba didalam rumahnya.

Warga takut hal ini bisa mempengaruhi anak anak disekitarnya.Selain itu ibu Desneili suka berbuat onar dan juga melakukan kumpul kebo dirumahnya.

“Akibat hal tersebut warga ingin mengusir ibuk desneili dari lingkungan mereka.

Masyarakat merasa bahwa sehari hari banyak perbuatan ibuk Desneili yang akan berdampak buruk pada lingkungannya terutama anak anak.Jadi saat ini warga telah berkumpul dirumah ibu Desneili agar bisa mengusirnya dari lingkungan mereka.”Ujar Serda R.Sitorus.

“Agar suasana bisa terkendali dan juga tidak terjadi perbuatan perbuatan anarkis,maka saya bersama pihak kelurahan dan kepolisian mencoba menenangkan warga dan juga melakukan mediasi dengan ibuk Desneili,agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Upaya yang dilakukan bersama pihak pemerintah dan kepolisian ini sebagai bentuk sinergitas 3 pilar,”lanjutnya

“Dalam mediasi tersebut disampaikan beberapa hal Diantaranya adalah meminta ibuk Desneili agar bisa mencari rumah kontrakan yang baru.

Sebab jika terus berada dilingkungan ini akan membuat ibuk Desneili terancam ketenangan dan keselamatannya oleh para warga.

Saat ini warga sudah sangat muak melihat tingkah laku sehari hari ibuk Desneili, Jadi dengan mengosongkan rumah dan mencari kontrakan baru adalah solusi terbaik bagi ibu Desneili.”

“Selain itu tiga pilar kelurahan Sukaramai juga meminta agar ibuk Desneili segera menikah dari pada melakukan Zina.

Sebab kumpul kebo selain dilarang agama juga akan dibenci oleh masyarakat.Kumpul kebo adalah sebuah dosa besar, Kalau memang sudah saling suka alangkah baiknya melanjutkan kejenjang pernikahan dari pada berbuat hal tidak senonoh seperti sekarang”.

Serda R.Sitorus juga menambahkan bahwa berkat langkah langkah yang dijalankan oleh tiga pilar kelurahan Sukaramai,akhirnya warga dapat ditenangkan.

“Begitu juga dengan ibu Desneili dapat menerima keputusan yang telah diambil oleh tiga pilar.

Dengan Sinergitas tiga pilar dapat menciptakan kembali suasana kondusif diwilayah binaan. **

 

Penulis : Amrizal

Eman Melayu
Author: Eman Melayu
Pemimpin Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *