UMRI Melakukan Pembiaran Atas Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen

Riau,( Bakinnews ) — Tak bermoral dan memalukan,mungkin kata tersebut yang bisa disematkan atas kelakuan dua oknum dosen Umri berinsian AA dan RA ini.Bagaimana tidak,selaku seorang yang akan bertugas membentuk pribadi dan karekter anak bangsa malahan mereka pula yang melakukan perbuatan yang jauh dari norma agama.

Mereka dengan lancang membuang jauh nurani dan akhlak dengan melakukan dugaan perselingkuhan.

Mirisnya lagi perselingkuhan itu terjadi disaat istri RA dikhabarkan dalam kondisi hamil anak kedua cinta kasih mereka.

Ironinya kedua dosen ini bahkan sama sama sudah memiliki pasangan hidup masing masing.

Namun janji suci dan nama yang telah terpajang dibuku nikah bukan sebuah halangan bagi kedua dosen ini untuk kembali melakukan hubungan terlarang.

Hubungan yang jelas jelas dilarang oleh agama apapun di Indonesia apalagi agama Islam, Nafsu sesaat membuat mereka lupa adalah seorang guru yang bertugas membentuk moral,apalagi mereka merupakan seorang dosen disebuah lembaga pendidikan islam.

Bahkan masalah perselingkuhan ini telah dilaporkan oleh suami dari oknum dosen AA pada tanggal 19 juni lalu ke Polresta Pekanbaru.Selaku suami yang syah yang memegang buku nikah dengan nomor : 215/37/VII/2010 tentu M tidak rela istri yang ia cintai dipeluk oleh lelaki lain.

Sebagai seorang yang dirugikan M ingin mencari keadilan dan menghukum kedua pelaku yang diduga telah berbuat zina.

Saat laporan M juga melampirkan bukti bukti dugaan perzinaan tersebut diantarnya bukti percakapan,bukti chat,bukti foto berduaan dalam kamar,bukti kwitansi boking hotel dan lain lain sebagainya.

Wajar jika M mengambil langkah tegas tersebut.Hati suami mana yang takan terluka dan tercabik cabik atas perbuatan AA dengan RA, Mereka telah melakukan sebuah hubungan yang merusak rumah tangga yang dibangun dengan nilai kepercayaan.Bukan hanya sekali dan saat dipekanbaru saja mereka berdua berselingkuh.

“Ada dugaan perselingkuhan tersebut juga dilakukan di sebuah apartemen di Malaysia.Rutinitas untuk melakukan tugas malah dimanfaatkan jadi ajang untuk menyalurkan nafsu setan mereka berdua.

Meskipun sesungguhnya setan tidak bisa diikut sertakan sebab kelakuan tersebut memang kemauan mereka berdua.

Perbuatan ini juga bisa kian berani karena adanya pembiaran oleh pihak Universitas Muhammadyah Riau.

Sebab hingga saat ini pihak UMRI tidak pernah memberikan hukuman atau pun sanksi pada AA dan RA yang telah mencoreng muka lembaga pendidikan Islam ternama ini, Pihak Umri terkesan tutup mata dan tak peduli atas prilaku tak bermoral dari kedua dosen tersebut.Entah apa yang jadi pertimbangan UMRI sehingga tidak menghukum kedua dosen tersebut.

“Apakah karena ketidak pedulian atau pun karena kemampuan dan gelar yang dimiliki oleh dosen tersebut.

Meskipun sebenarnya kehancuran akan benar benar nyata jika orang orang berilmu yang tak berakhlak diberikan tugas, Sebab apapun bentuk tanggung jawab akan bisa hancur jika dipercayakan pada mereka tak bermoral.

Hal ini tentu harus jadi pertimbangan pihak kampus.Jika dosen yang telah tanpa malu melakukan hubungan terlarang dibiarkan mengemban tugas akan bisa membawa preseden buruk bagi Universitas.

Tentu para mahasiswa yang mengetahui masalah ini akan menjadikan contoh dan tak malu lagi berbuat hal tak senonoh.Bak kata pepatah “guru kencing berdiri,murid kencing berlari.Jadi jika tidak ingin merusak nama baik kampus maka sudah sewajarnya UMRI menjatuhkan hukuman tegas pada kedua pelaku.

Saat awak media coba mengkonfirmasi masalah tersebut pada karib kerabat M suami syah AA yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan isu tersebut

“Benar telah terjadi perselingkuhan antara AA dan RA.Mereka memang dua orang dosen di Umri, AA adalah dosen di Fakultas Ilmu komunikasi dan RA adalah dosen di studi islam.”

“Mereka telah dilaporkan ke Polresta dengan tuduhan perselingkuhan.Kami juga melampirkan bukti bukti yang menguatkan dugaan perselingkuhan tersebut termasuk foto dan lain lainnya.”

“Untuk masalah perkawinan mereka berdua juga dalam tahap perceraian di Pengadilan agama.

saat ini sedang menunggu jadwal sidang perceraian.Doakan yang terbaik untuk keluarga kami.Sebab saat ini M benar benar terpukul atas kelakuan istrinya.”

Untuk lebih mengetahui kebenaran masalah dugaan perselingkuhan awak media juga mencoba mengkonfirmasi pada oknum AA melalui Whatsapp pribadinya, Dari beberapa pertanyaan yang diajukan media, AA terkesan bungkam dan hanya menjawab singkat.

“saya lg d luar kota, besok sy klarifikasi”.

Alasan yang disampaikan oleh AA bahwa dirinya diluar kota hanya akal akalan untuk menghindari awak media, Sebab berselang sehari dirinya menyampaikan sedang diluar kota,nampak AA coba melakukan mediasi dengan pihak M selaku suami.

“Mediasi tersebut dilaksanakan di Daphu Caffe jalan sudirman.Dosen AA datang bersama pria yang diduga selingkuhannya, Dari info yang diperoleh AA meminta kasus ini agar tidak diperpanjang dengan alasan masa depan anaknya.

Seharusnya sebelum melakukan hal hal yang tabu AA sudah bisa memikirkan segala konsekwensi yang dihadapi, Jangan setelah terjadi baru berusaha untuk mencari penyelesaian.

“Apalagi seorang dosen yang memiliki gelar S2 tentu pola pikirnya sudah diatas rata rata.Apapun yang dilakukan adalah sebauh perbuatan yang akan ada ganjaran.”Tangan mencincang Bahu memikul”. Berani berbuat harus berani menanggung semua akibat yang ditimbulkan.

Perlu upaya keras dan langkah tegas dari pihak pihak kompeten untuk menghapus noda yang telah mencoreng dunia pendidikan ini.

“UMRi tidak boleh hanya diam dan membiarkan apa yang telah dilakukan oleh oknum dosen yang mengajar di Kampus mereka.Jangan biarkan masalah ini berlarut larut dan akan menjadi sebuah konsumsi publik.**

 

Penulis : Redaksi

Eman Melayu
Author: Eman Melayu
Pemimpin Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *