Petugas Pelindo Bitung Gagalkan Penyeludupan Miras Cap Tikus

SULTENG,( Bakinnews ) — Petugas Pelindo bersama personil intel Angkatan Laut berhasil mengamankan dua orang oknum wartawan yang mau menyeludupkan miras jenis Cap Tikus.

Barang haram tersebut rencananya akan dikirim ke Papua menggunakan Kapal Tatamailau.

Penangkapan dua orang okum wartawan tersebut berlangsung di pelabuhan Bitung Sulteng pada hari Sabtu (4/6).

Kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh pihak pengelola pelabuhan Bitung menjadikan celah bagi para mafia minuman keras untuk melakukan transaksi dan pengiriman barang.

Sebab apa yang ditemukan hari ini merupakan sebahagian kecil dari puncak gunung es transaksi ilegal yang ada di pelabuhan bitung.

Salah satunya adalah yang dilakukan oleh oknum wartawan dibitung.Oknum tersebut berencana mengirim miras cap tikus kedaerah Timika Papua.

Beruntung sebelum berhasil dikirim petugas pelindo bersama intel AL berhasil menangkap dan menggagalkan.

Kejadian ini bermula saat kapal Tatamailau yang bersandar akan mulai berangkat menuju Papua.

Saat kapal mulai bergerak tiba tiba ada oknum wartawan yang ngotot ingin masuk kedalam kapal sambil membawa barang.

Melihat gelagat yang mencurigakan Warno selaku petugas Pelindo bersama personil AL bernama Alfrit Wowiling mencoba mengamankan pelaku.

Oknum lalu dibawa pada aparat hukum dipelabuhan, Oknum pun lalu diintrograsi dan dikonfirmasi.Dari keterangan pelaku bahwa miras yang akan dikirim tersebut sebanyak 2 koper.

Barang haram yang akan dikirim ke Papua adalah milik dari teman oknum wartawan.

Seringnya kegiatan
terjadi di pelabuhan bitung juga turut jadi perhatian dari Lembaga Investigasi Negara, menurut lembaga tersebut melalui Kepala Korps Komando Lembaga Investigasi Negara Kota Bitung pihak aparat penegak hukum terutama polsek KPS Bitung harus lebih ketat dalam mengawasi semua aktifitas dipelabuhan.

Jangan biarkan ada ruang yang bisa dimanfaatkan oleh para mafia untuk melakukan tindakan kejahatan.Sikat dan tindak tegas orang orang yang terlibat dalam aktifitas ilegal.

“Penegak hukum tidak boleh lengah dalam memantau setiap aktifitas yang terjadi dipelabuhan Bitung.Sebab selama ini disinyalir ada kegiatan ilegal yang sering terjadi disana.

Mereka dengan leluasa melaksanakan transaksi miras dan lainnya.Jangan biarkan aktifitas ini terus berlangsung dan tegakan hukum pada siapapun yang bersalah”.

“Siapapun yang ingin masuk kedalam area pelabuhan harus dilakukan pemeriksaan dengan seksama, Mereka yang memang bukan pekerja pelabuhan harus diperiksa baik orang maupun barang bawaannya dan ditanyai keperluannya, Begitu juga jika memang ada wartawan yang mau masuk harus memperlihatkan Legalitas serta surat tugasnya ” Jika perlu ditanyai keperluannya.”

“Apa yang terjadi hari ini adalah sebuah pelajaran bagi para penegak hukum, Sebab oknum oknum yang melakukan kegiatan ilegal bisa dari mana saja berasal.

“Baik itu oknum wartawan,penegak hukum dan oknum oknum lainnya.

Kewaspadaan yang tinggi sangat dibutuhkan demi meminimalisir tindakan kejahatan terjadi dipelabuhan.

Transaksi dan penyeludupan barang ilegal bisa dilakukan oleh siapa saja.l, Jadi dengan kewaspadaan dan kehati hatian diharapkan pelabuhan bitung bisa terbebas dari transaksi barang ilegal”.**

 

Penulis : Sufaldi .T

Editor : Redaktur

Eman Melayu
Author: Eman Melayu
Pemimpin Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *