Salatiga, Tempat Hiburan Bebas Buka Di Bulan Puasa Diduga Ada backup

 

Jateng,( Bakinnews ) — Pemerintah kota Salatiga mengeluarkan surat edaran tentang aturan operasional Tempat hiburan dan  rumah makan selama bulan Ramadhan.

Surat edaran dengan nomor :100.3.4.3/177 dikeluarkan sejak tanggal 22 maret 2023.Dalam surat edaran tersebut mengatur tentang jam operasional serta larangan yang harus ditaati.

Surat edaran walikota Salatiga ini sebagai pedoman bagi tempat usaha dan hiburan dalam menjalankan aktifitasnya.

Surat edaran ini tidak ada melarang tempat hiburan dan usaha untuk beroperasi asal mengikuti ketentuan dan aturan yang berlaku.

Menurut Munawar selaku  anggota lembaga pemerhati kemasyarakatan menjelaskan bahwa dengan adanya surat edaran ini para pelaku usaha bisa tenang dalam beraktifitas,sebab tidak ada yang dilarang selagi masih sesuai aturan.

Selain itu pemko Salatiga juga ingin memastikan bahwa roda ekonomi tetep jadi prioristas dalam membolehkan semua usaha tetap berjalan.Tentunya surat edaran ini sudah melalui kajian dan pertimbangan mendalam.

“Dalam suraz edaran waktu operasional tempat hiburan dan karaoke dibatasi, mulai dari pukul 21.00 sampai 24.00 WIB.Sementara untuk restoran dan warung makan tetap bisa buka pada siang hari dengan tetap menghormati orang yang puasa.

Kalau restoran tetap bisa buka pada siang hari, tapi tetap menjaga kenyamanan bagi yang berpuasa, yakni dengan melakukan penyesuaian pelayanan dan tempat.

Bagi tempat hiburan ada aturan yang harus ditaati selama Ramadhan di antaranya, tempat hiburan dan karaoke tutup operasional pada H-1 hingga H+3 Ramadhan dan H-3 hingga H+3 Idul Fitri.Ini wajib dijalankan, jika ada pelanggaran tentu ada sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” ujar Munawar.

Munawar juga mengimbau berbagai pihak untuk turut menjaga kondusifitas, kenyamanan, dan keamanan kota Salatiga selama bulan Ramadhan.

“Salatiga adalah Kota sangat toleransi, jad semua pihak harus saling menghormati dan menjaga, sehingga yang beribadah puasa bisa khusyuk dalam beribadah.”

“Meskipun begitu masih ada segelintir orang atau tempat usaha yang tidak taat pada aturan.Baik soal jam operasional maupun hal lainnya.

Menyikapi masih ada yang melakukan pelanggaran,maka kami akan melayangkan surat kepada Pemko Salatiga untuk dapat ditindak sesuai aturan yang berlaku.”

“Pemko tidak boleh tebang pilih dalam menerapkan aturan, Semua pelanggar harus menerima sanksi tegas.

Jangan ada oknum oknum yang jadi pelindung maupun pemback up tempat hiburan yang tidak sesuai aturan,baik oleh oknum APH maupun oknum Satpol PP.

Penerapan serta penegakan aturan akan membuat efek jera bagi yang lain”,tutup Munawar.**

Penulis : Yanto

Editor : Redaktur

 

Eman Melayu
Author: Eman Melayu
Pemimpin Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *