Polda Jateng Ekspos Pengungkapan Kasus Tambang dan BBM Ilegal

 

JATENG,( Bakinnews ) — Polda Jawa Tengah akan terus menindak tegas semua perbuatan ilegal yang terjadi diwilayah hukumnya, Ketegasan tersebut disampaikan oleh Drektur Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Soebagio saat ekspos pengungkapan tambang ilegal dan penyalah gunaan BBM bersubsidi didepan awak media.

Ekspos tersebut dilaksanakan didepan kantor Ditresrimsus Polda jateng jalan Sukun Raya Banyumanik pada hari Kamis(2/3), Kedua tambang yang terletak dikabupaten Batang dan Pati tersebut ditutup dan dipasangi Police Line.

Menurut Kombes Dwi Soebagyo Polda Jateng tidak akan mentolerir semua bentuk penyalahgunaan ataupun kegiatan ilegal.Sebab selain melawan hukum dan merugikan negara kegiatan tersebut sangat menyengsarakan masyarakat.

“Saat ini Polda Jateng berhasil mengungkap dua tindakan Ilegal yang terjadi diwilayah hukum Polda Jateng.Perbuatan yang melawan tersebut adalah penambangan ilegal dan juga penyalah gunaan BBM bersubsidi.

“Sesuai arahan dan keinginan Kapolda jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi agar personil jajaran Polda Jateng bisa melaksanakan tugas secara Prediktif.

Dimana para personil dituntut bisa mampu melaksanakan tugasnya secara cepat dan tepat, responsif atas keadaan yang terjadi disekitarnya.Sebagai implementasi dari hal itu jajaran Ditreskrimsus Polda Jateng melakukan gerak cepat untuk menutup tambang ilegal yang ada diwilayah hukum Polda Jateng.”

“Meskipun tambang ilegal yang ada diwilayah Pati dan Batang ini baru beraktifitas,namun Polda jateng tidak akan memberikan toleransi agar kegiatan tersebut terus beraktifitas.

Selain itu kedua tambang itu juga tidak ada izin sama sekali, Tentu jika dibiarkan bisa merugikan masyarakat serta merusak lingkungan.”

“Untuk TKP pertama tambang ilegal tersebut berada di desa Babadan kecamatan limpung kabupaten Batang, Dilokasi ini petugas mendapati aktifitas penambangan bebatuan jenis Blondos.”

“Selanjutnya TKP kedua berada dikabupaten Pati, Tambang ilegal di dua kabupaten ini diperkirakan bisa menyebabkan kerugian negara sebesat RP 650 juta.”

“Untuk para tersangka dijerat dengan Pasal 158 jonto Pasal 160 undang undang nomor 3 tahun 2020.Untuk ancaman hukuman bagi para tersangka adalah penjara selama lima tahun.”.

Selain menggungkap kasus tambang ilegal Polda Jateng juga berhasil menggagalkan aktifitas penyalah gunaan BBM bersubsidi.

Penyalah gunaan BBM bersubsidi terjadi di kabupaten Sragen dan kebumen.Polda Riau berhasil mengamankan satu orang tersangka.

Modusnya dengan membeli BBM Subsidi di SPBU lalu dijual dengan harga tinggi pada masyarakat tanpa mempunyai izin usaha/niaga.

“Pihak SPBU melakukan jual beli minyak bersubsidi jenis solar secara ilegal, Kemudian solar tersebut dijual keindustri dengan harga mahal.Dalam kasus ini Polda Jateng berhasil mengamankan seorang tersangka.”

“Selanjut Polda Jateng juga akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina Diharapkan agar Pertamina memberikan sanksi pada pihak SPBU yang nakal.

Sanksi tersebut bisa berupa sanksi administasi pada para pengusaha.Selain itu pengawasan yang ketat perlu dilakukan oleh pihak Pertamina agar tidak ada lagi oknum oknum SPBU yang berbuat nakal.”

“Para pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi dijerat dengan Pasal 55 undang undang nomor 22 tahun 2021 tentang Migas.Untuk ancaman hukuman adalah selama 6 tahun penjara dan juga denda sebesar 60 milyar rupiah”,tutup Kombes Pol Dwi Subagyo.**

Kaperwil : Fujiyanto

Redaktur : Amrizal

Eman Melayu
Author: Eman Melayu
Pemimpin Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *